Hilang, Presiden Ke Mana

Standard

sudah sering kudengar ada orang hilang

ada yang berakhir tanpa nyawa, ada yang hilang tinggal nama

hari ini ada lagi orang hilang

kali ini tidak mungkin dia hilang dan berakhir tanpa nyawa atau tinggal nama

aku yakin dia sedang berada di sebuah tempat yang nyaman

mungkin sebuah ruangan kedap suara, hanya terdengar alunan merdu dari 6 album ciptaannya

mungkin sebuah ruangan berisi makanan bergizi tinggi yang hanya bisa dimakan orang desa satu minggu sekali

mungkin sebuah hotel nyaman penuh bantal agar kantong matanya tidak mengembang

mungkin sebuah ruangan penuh emas karena katanya diam adalah emas

atau mungkin juga dia sedang di terminal, berlari menuju sebuah bis yang hampir penuh.

kernet bis itu meneriakkan, “MASA LALU, MASA LALU. ayooo ini bis terakhir!”

tanpa dia sadari lencana kepresidenan jatuh dari saku celananya.

Advertisements

4 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s